Liverpool belum cukup bagus

 

Manajer Liverpool Jurgen Klopp dan pemainnya masih punya banyak pekerjaan yang harus diselesaikan jika mereka ingin jadi tim papan atas, menurut pakar sepak bola Graeme Souness.

The Reds kalah 3-0 menghadapi Watford di Vicarage Road dan saat ini belum sekali pun menang di bulan Desember, lima angka dari empat besar saat Natal nanti.

Tim tuan rumah berhasil mencuri keunggulan lewat Nathan Ake setelah tiga menit memanfaatkan kesalahan penjaga gawang pengganti Adam Bogdan, yang menggantikan Simon Mignolet yang cidera.

Odion Ihalo kemudian mencetak dua gol di masing-masing babak untuk menjatuhkan Liverpool pada kekalahan kedua dalam tiga pertandingan.

Bagi Souness, Watford sangat pantas mendapatkan tiga angka dan dia yakin Liverpool punya pekerjaan rumah untuk bisa mengulang kejayaan mereka.

“Saya pikir pemainnya belum cukup bagus dan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan,” ungkap Souness.

“Mereka menjalani awal yang buruk tetapi anda berusaha memberi reaksi saat itu.

“Intinya adalah, ketika anda menghapus semua alasan, apakah mereka cukup baik? Bukan perbaikan yang cepat. Mereka punya beberapa pemain bagus dan beberapa pemain lagi bisa semakin baik tetapi akan jadi perjalanan panjang bagi mereka.”

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengambil alih jabatan dari Brendan Rodgers bulan Oktober lalu dan dia menikmati sukses yang bercampur. Kemenangan yang meningkatkan moral mereka menghadapi Manchester City dan Chelsea dan dicampur dengan hasil mengecewakan dari Newcastle dan West Brom.

John Barnes yang bergabung di acara Soccer Sunday kemarin pun sepakat dengan Souness dan yakin the Reds butuh pemain yang lebih baik lagi untuk bisa menyesuaikan diri dengan liga dan menjadi tim yang sukses.

“Supaya Liverpool menang mereka harus memainkan sepak bola yang bagus, mereka harus bermain seperti saat menghadapi Manchester City,” ungkap Barnes.

“Jika mereka tidak bisa melakukan itu apakah mereka cukup kuat? Apakah mereka sanggup? Bisakah mereka melebihi tim lain? Bisakah mereka menyamai setiap tim dan mereka tidak bisa.

“Saya senang dengan Jurgen Klopp, dia manajer yang hebat. Tapi awalnya ketika dia datang saya bilang jangan dulu terbuai, memikirkan segala sesuatunya bisa terjadi dengan tiba-tiba. Dia punya pemain bagus, jangan salah arti untuk bisa mencapai target kita yang diinginkan kita butuh pemain yang lebih baik.”